Penelitian telah membuktikan bahwa pria yang punya perut buncit rentan akan penyakit jantung. Penumpukan lemak yang terus menerus mengakibatkan terganggunya fungsi jantung yang mengakibatkan gagal jantung.
Penelitian dilakukan terhadap 137 orang pria berusia 17-50 thn, penumpukan lemak terjadi pada perut yang berkaitan dengan terganggunya fungsi kardiavaskuler (pembuluh darah dan jantung). jadi dengan kata lain, pria yang mempunyai timbunan lemak di perus lebig beresiko dari pada penumpukan lemak di pada atau tungkai.
Tumpukan lemak yang terjadi disekitar perut bersifat resistance insulin atau tidak mudah dipengaruhi oleh insulin, mengakibatkan hormon insulin tak berfungsi dengan baik dan terjadi kelainan metabolisme tubuh. Proses inilah yang memicu peningkatan kolesterol. Dan akhirnya muncul jantung koroner.
Pria yang kurang olah raga dan cenderung makan berlebih lemak akan di simpan di perut jika lama-kelamaan maka terjadi penumpukan. Resiko yang terjadi jika terjadi penumpukan lemak terus menerus adalah terkena diabetes, lalu timbul kolesterol dan asam urat.
Lain halnya dengan wanita, penumpukan lemak biasanya terjadi pada pantat atau paha. Meski ada juga wanita yang berperut buncit, mereka hanya memiliki kemungkinan kecil terserang penyakit jantung karena wanita memiliki hormon estrogen. Wanita berperut buncit biasanya hanya akan mengalami obesitas atau sesak nafas.
Pria berperut buncit sebaiknya banyak mengkonsumsi air putih dan menghindari makanan seperti mie,nasi,gula dan coklat. Mereka sebaiknya juga meningkatkan konsumsi protein, terutama protein nabati yang didapat dari sayuran. Dan yang penting untuk dilakukan yaitu lakukan olah raga secara teratur. Dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupannya.
Mau tahu bagaimana pola hidup sehat dengan sarapan?klik disini

August 4th, 2010
admin
Posted in
Tags: 

